• Rumah Tangga 20.02.2010 1 Comment

    Suami adalah pemimpin dalam keluarga. Sebagai pemimpin, mereka berhak memutuskan. Namun sang istri yang bertanggung jawab terhadap keluarga, juga berhak memberikan berbagai masukan. Suami tidak akan bisa memberikan keputusan yang bijak tanpa melibatkan istrinya, karena sang istri yang mengelola keluarga dan mengetahui seluk beluk anggota keluarga. Tanpa mempertimbangkan posisi suami, sang istri juga tidak bisa memutuskan secara bijak, karena keluarga tetap membutuhkan sumbangsih pemikiran kepala keluarga.

    Suami adalah partner dalam mewujudkan tujuan keluarga kita. Usahakan seorang istri bisa membina hubungan dengan suami secara jujur, terbuka dan intens. Dengan sikap ini, bersama-sama suami akan menentukan apa yang terbaik buat keluarga, serta menentukan langkah-langkah untuk  memecahkan kendala yang ada. Antara keduanya harus mengetahui kelemahan serta kelebihan masing-masing dan saling mendukung.

    Sangat penting menyamakan tujuan, visi, serta misi keluarga. Karena akan dapat menyelamatkan keutuhan rumah tangga, serta kita mengemban amanah yaitu menghantarkan anak meraih surganya. Hal-hal yang menyangkut anak tetap harus melibatkan kedua orang tuanya. Sehingga di mata anak  keduanya demikian kompak dan anak akan mudah terbentuk karakternya.

    Keterbukaan bisa dijalin dalam berbagai hal, misalnya, si istri mengutarakan bahwa ia begitu merasa kecapean menangani tiga anak dengan jarak umur yang begitu dekat. Suami bisa membantu menyelesaikan beberapa tugas rumah tangga atau menyediakan pembantu, sehingga memperingan tugas istri, dan posisi istri sebagai pendamping suami dan ibu bagi anak-anaknya akan optimal. Keterbukaan dengan suami bisa kita latih sedini mungkin. Kalau kita termasuk orang yang susah memulai keterbukaan, mulailah dengan menanyakan hal-hal yang disukai suami dan dalam suasana yang santai, misalnya menanyakan mengapa dahulu memilihnya untuk dijadikan istri. Demikian juga bagi istri akan memberikan masukan k suami, alasan kenapa dahulu si istri mau diperistri olehnya. Hal ini selain untuk mengawali jalan keterbukaan, juga akan menimbulkan rasa romantis antara suami istri. Read more…

  • Bahan-Bahan:

    • 1/2 kg udang basah
    • 2 sendok makan minyak
    • 3 buah belimbing

    Bumbu :

    • 1/2 sendok makan gula
    • 5 buah kemiri
    • 1/2 sendok teh terasi
    • 1 ons cabai merah
    • 2 potong serai

    Cara Memasak :

    • Udang di cuci bersih dan dikuliti
    • Bumbu-bumbu dihaluskan dan belimbing diiris halus
    • Udang dan bumbu di aduk rata
    • Bungkuslah dengan daun, kukus sebentar, kemudian di panggang sampai agak kering.
  • Ibu merupakan sentral yang mampu mewarnai kehidupan dalam rumah tangganya. Kebahagiaan bisa diciptakan kalau seorang ibu benar-benar mengupayakan kebahagiaan dalam keluarganya. Selain komitmen yang telah terjalin dengan suami, peran ibu sangat dominan untuk menghantarkan terciptanya generasi yang shaleh/shalehah. Apa saja yang bisa mendukung suksesnya peran yang diemban para ibu? Ada beberapa sifat baik, apabila sang ibu berusaha mrnerapkannya dalam kehidupan sehari-hari, maka rumah bukan saja berarti “house”, namun lebih cenderung ke arah “home”, atau lebih singkatnya akan tercipta “rumahku surgaku”. Sifat-sifat tersebut antara lain :

    1. Penyayang : Sifat penyayang sangat dibutuhkan sebagai penghangat suasana. Kita semua akan betah berada di antara orang yang penyayang. Hati yang begitu lembut memancarkan rasa “care” pada anak sehingga anak akan tumbuh baik fisik ataupun mentalnya secara optimal.

    2. Sabar : Kita semua mengetahui bahwa jam kerja seorang istri dan ibu adalah 24 jam. Coba bayangkan sewaktu kita memiliki bayi. Pada malam hari, dimana banyak orang terlelap kita tetap saja berjaga sewaktu-waktu jika si bayi menangis, entah haus, ngompol atau malah buang air besar.baban berat ini akan sukses dilalui kalau si ibu mempunyai sifat sabar.

    3. Mau Berkorban : Ada istilah “segalak-galaknya harimau tidak akan memakan anak kandungnya sendiri”. Jiwa mau berkorban wajib dimiliki para ibu, karena sangat mungkin kepentingan ibu harus tersisihkan setelah punya anak. Read more…

  • Cerita Ibu 05.02.2010 No Comments

    Taukah Anda para ibu rumah tangga? jika cabai merah yang pedas itu memiliki banyak kandungan nutrisi yang diperlukan tubuh. Seperti halnya susu sapi ataupun makanan lain yang di  konsumsi keluarga anda sehari-hari.

    Cabai merah sering digunakan untuk melengkapi bumbu pada masakan anda. Selain itu, anda pun harus mengetahui kandungan nutrisi pada cabai merah.

    Nutrisi, Nilai per 100 gram porsi makanan

    Air, 92.19 g
    Energi, 27 kcal
    Energi, 113 kj
    Protein, 0.89 g
    Total Lemak, 0.19 g
    Karbohidrat, 6.43 g
    Serat, 2 g
    Ampas, 0.3 g Read more…