Archive for Maret, 2010

Bahasa Bayi

Posted by: Asri Mulyaniin Anak dan Balita in Anak dan Balita
22
Mar

Komunikasi bayi memang telah dilakukan sejak 12 bulan pertama kehidupan, yang merupakan masa penting bagi perkembangan bicara. Karena itu, pada masa-masa ini, seorang ibu selayaknya memerhatikan dengan teliti apakah perkembangan bicara anaknya termasuk normal atau tidak, sehingga bila ada gangguan, dapat terdeteksi pada tahap dini.

Bahasa-bahasa bayi
Bahasa digunakan dalam rangka pertukaran informasi, di mana di dalamnya terkandung simbol-simbol tertentu yang bisa dilihat.

Bahasa bayi dan perkembangannya dapat dilihat seperti di bawah ini:

  • Bahasa reseptif (masa preverbal).bahasa ini dimulai dari tangisan pertama sampai bayi dapat melontarkan kata pertama. Bayi memproduksi bahasa prelinguistik yang biasanya sesuai dengan pengasuhnya. Bahasa yang semula dikeluarkan adalah cooing atau suara seperti “vokal” tertentu (seperti “au” atau “u”). Tahap ini biasanya terdengar pada saat bayi berusia 4-6 minggu.
  • Bahasa ekspresif (masa verbal).bahasa ini menunjukkan kemampuan bayi untuk mengeluarkan kata-kata yang berarti, seperti kata “mama” atau “papa” dan biasanya terdengar saat bayi berusia 12-18 bulan.

Bahasa visual (dimulai beberapa minggu setelah kelahiran bayi).
Selain kedua bahasa di atas, ada lagi yang disebut bahasa visual. Bahasa ini merupakan bahasa yang dapat dilihat melalui perubahan sikap tubuh atau ekspresi wajah bayi, baik itu dalam keadaan gembira, sedih, marah, ataupun berbagai emosi lainnya. Bahasa visual yang dapat dilihat pada seorang bayi antara lain: Read the rest of this entry »

GREEN ZONE “Mengungkap Pemicu Perang Irak”

Posted by: Asri Mulyaniin Film in Film
16
Mar

Pemicu meledaknya perang Irak adalah keyakinan bahwa di negeri yang dipimpin oleh Saddam Hussein ini tersimpan sejumlah senjata pemusnah masal yang disembunyikan di suatu tempat di negeri ini. Berbekal keyakinan itu, pemerintah Amerika memerintahkan Chief Warrant Officer Roy Miller (Matt Damon) untuk mencari tahu lokasi senjata berbahaya ini.

Informasi lokasi senjata pemusnah masal ini jelas tak bisa didapat dari pihak Irak yang bersikukuh bahwa mereka tak memiliki senjata seperti yang dituduhkan pemerintah Amerika ini. Terpaksa Roy harus melacak lokasi senjata ini hanya dengan berbekal berbagai informasi yang didapatnya dari pihak intelejen. Meski sudah mendapat bantuan peralatan canggih, tetap saja pekerjaan ini bukan pekerjaan tanpa resiko.

Roy dan timnya harus menyisir padang pasir yang dipenuhi ranjau darat. Di tengah penyelidikan ini Roy mulai curiga bahwa ada sebuah konspirasi besar yang berusaha menutupi apa yang sebenarnya terjadi di Zona Hijau ini. Roy tahu bahwa pihak intelejen dari kedua belah pihak sedang berusaha membuat cerita yang menguntungkan pihak mereka masing-masing. Di saat genting seperti ini, kebenaran adalah senjata yang paling ditakuti. Read the rest of this entry »