Posted by: Asri Mulyaniin Film
Pemicu meledaknya perang Irak adalah keyakinan bahwa di negeri yang dipimpin oleh Saddam Hussein ini tersimpan sejumlah senjata pemusnah masal yang disembunyikan di suatu tempat di negeri ini. Berbekal keyakinan itu, pemerintah Amerika memerintahkan Chief Warrant Officer Roy Miller (Matt Damon) untuk mencari tahu lokasi senjata berbahaya ini.
Informasi lokasi senjata pemusnah masal ini jelas tak bisa didapat dari pihak Irak yang bersikukuh bahwa mereka tak memiliki senjata seperti yang dituduhkan pemerintah Amerika ini. Terpaksa Roy harus melacak lokasi senjata ini hanya dengan berbekal berbagai informasi yang didapatnya dari pihak intelejen. Meski sudah mendapat bantuan peralatan canggih, tetap saja pekerjaan ini bukan pekerjaan tanpa resiko.
Roy dan timnya harus menyisir padang pasir yang dipenuhi ranjau darat. Di tengah penyelidikan ini Roy mulai curiga bahwa ada sebuah konspirasi besar yang berusaha menutupi apa yang sebenarnya terjadi di Zona Hijau ini. Roy tahu bahwa pihak intelejen dari kedua belah pihak sedang berusaha membuat cerita yang menguntungkan pihak mereka masing-masing. Di saat genting seperti ini, kebenaran adalah senjata yang paling ditakuti. Read the rest of this entry »
Puisi memang hanya sederet kata-kata yang buat mata awam seperti tak bermakna jelas tapi di sisi lain puisi juga punya kekuatan yang kadang tak bisa dibayangkan oleh nalar orang awam. Puisi juga yang telah membangun jembatan di antara dua hati yang berbeda dan menyatukannya dalam serangkaian kisah indah. Namun seperti puisi juga, kisah itu harus berakhir tragis, pedih namun manis.
Seumur hidupnya yang John Keats (Ben Whishaw) tahu adalah puisi. Buatnya puisi sudah lebih dari sekedar minat. Puisi adalah dunianya. Di saat yang sama, Fanny Brawne (Abbie Cornish) adalah seorang gadis muda yang penuh semangat hidup namun tak pernah bersentuhan dengan dunia literatur pada umumnya. Meski keduanya bertetangga, namun John dan Fanny adalah dua kutub magnet yang berbeda.
Perhatian Fanny baru tertuju pada John saat ia mengetahui kalau selama ini John tak pernah lelah merawat adiknya yang sakit parah. Berawal dari keinginan Fanny membantu John merawat adiknya, persentuhan Fanny dengan dunia puisi pun dimulai. Puisi pula yang telah meluluhkan hati mereka dan menyatukan mereka dalam indahnya kasih. Sayang, waktu bukan milik mereka berdua karena sakit yang diderita John Keats akhirnya memisahkan mereka berdua. Read the rest of this entry »